Penguatan Literasi Keuangan untuk Keberlanjutan Usaha Kecil dan Menengah
Minggu,18 Mei 2025 - 09:07:04 WIBDibaca: 373 kali
Penguatan Literasi Keuangan untuk Keberlanjutan Usaha Kecil dan Menengah
Di tengah tantangan ekonomi yang fluktuatif dan ketidakpastian global, literasi keuangan menjadi elemen fundamental dalam menjaga keberlangsungan dan pertumbuhan Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Banyak pelaku UKM yang memiliki potensi produk dan pasar yang baik, namun gagal bertahan karena lemahnya pemahaman terhadap pengelolaan keuangan. Dalam konteks ini, Program Studi Magister Manajemen Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya mengambil peran aktif dalam memberikan edukasi serta pendampingan guna meningkatkan literasi keuangan bagi pelaku bisnis lokal.
Literasi keuangan bukan sekadar kemampuan mencatat pemasukan dan pengeluaran, tetapi juga mencakup pemahaman terhadap perencanaan keuangan jangka panjang, pengelolaan utang dan investasi, hingga pengambilan keputusan berdasarkan data finansial yang akurat. Program Magister Manajemen UNTAG Surabaya melalui mata kuliah dan program pengabdian masyarakat, mendorong mahasiswa untuk menjadi agen transformasi keuangan di masyarakat. Mereka dibekali dengan pengetahuan dan alat analisis yang relevan untuk membantu UKM membangun sistem keuangan yang sehat dan transparan.
Salah satu kegiatan unggulan yang diinisiasi adalah workshop literasi keuangan terpadu, yang melibatkan dosen, mahasiswa, dan mitra UMKM. Dalam kegiatan ini, peserta diajak untuk memahami konsep cash flow, break-even point, perhitungan harga pokok produksi, hingga penyusunan laporan keuangan sederhana. Melalui metode praktik langsung dan studi kasus nyata, peserta dapat melihat bagaimana keputusan keuangan yang tepat dapat meningkatkan efisiensi dan profitabilitas usaha.
Selain itu, Program Studi juga memfasilitasi pelatihan tentang akses permodalan formal, seperti pemanfaatan kredit usaha rakyat (KUR), crowdfunding, dan pembiayaan berbasis syariah. Banyak pelaku usaha yang selama ini menghindari pinjaman karena ketidaktahuan atau ketakutan terhadap risiko bunga dan jaminan. Dengan pendekatan edukatif, mahasiswa Magister Manajemen turut menjelaskan strategi pengelolaan risiko dan manfaat dari akses pembiayaan yang bertanggung jawab.
Penguatan literasi keuangan juga menyasar aspek digital. Di era transformasi digital saat ini, penggunaan aplikasi pencatatan keuangan berbasis mobile menjadi solusi yang efisien bagi UKM. Program Studi Magister Manajemen memperkenalkan berbagai platform keuangan digital yang ramah pengguna, serta mendampingi pelaku usaha dalam implementasinya secara bertahap.
Dengan pengelolaan keuangan yang baik, pelaku usaha dapat merencanakan ekspansi bisnis, meningkatkan daya saing, serta membangun kepercayaan dari mitra dan investor. Program Studi Magister Manajemen Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya meyakini bahwa peningkatan literasi keuangan adalah pondasi bagi kemandirian ekonomi lokal. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan antara akademisi dan pelaku bisnis, akan tercipta ekosistem kewirausahaan yang sehat, transparan, dan berkelanjutan di tingkat regional maupun nasional.
Untag Surabaya || SIM Akademik Untag Surabaya || Elearning Untag Surabaya