Perbedaan Retargeting dan Remarketing: Strategi Efektif untuk Meningkatkan Konversi
Rabu,22 Oktober 2025 - 09:37:24 WIBDibaca: 87 kali
Retargeting dan remarketing adalah dua strategi digital marketing yang sering digunakan untuk meningkatkan konversi, namun keduanya memiliki perbedaan mendasar dalam pendekatan dan saluran komunikasi yang digunakan.?
Perbedaan Utama
-
Retargeting berfokus pada penargetan ulang calon pelanggan yang telah mengunjungi website atau berinteraksi dengan brand, namun belum melakukan pembelian. Strategi ini biasanya menggunakan iklan display berbayar di Google, Facebook, Instagram, atau situs pihak ketiga. Retargeting memanfaatkan data perilaku online seperti cookies dan pixel untuk menampilkan iklan visual kepada pengguna saat mereka menjelajahi internet atau media sosial lain.?
-
Remarketing lebih menitikberatkan pada upaya menghubungi kembali pelanggan lama atau mereka yang sudah pernah berinteraksi, biasanya melalui email marketing. Remarketing sering digunakan untuk mengirimkan email otomatis kepada pengguna yang meninggalkan keranjang belanja, menawarkan diskon, atau mengingatkan produk yang pernah dilihat. Saluran remarketing bisa berupa email, SMS, atau pesan langsung di aplikasi.?
Strategi Efektif untuk Meningkatkan Konversi
-
Retargeting efektif untuk membangun brand awareness dan mendorong pengunjung website agar kembali dan melakukan pembelian. Iklan yang relevan dan personal dapat meningkatkan peluang konversi dari audiens yang sudah mengenal brand.?
-
Remarketing sangat ampuh untuk memelihara hubungan jangka panjang dengan pelanggan, meningkatkan loyalitas, dan mendorong repeat order melalui komunikasi yang lebih personal dan emosional.?
Kombinasi Strategi
Menggabungkan retargeting dan remarketing dalam funnel digital marketing dapat memberikan hasil maksimal. Retargeting menarik kembali pengunjung baru, sementara remarketing memelihara pelanggan lama agar tetap engaged dan loyal. Kombinasi ini terbukti meningkatkan engagement, penjualan, dan ROI bisnis digital.?
Kesimpulannya, memahami perbedaan dan keunggulan masing-masing strategi memungkinkan bisnis mengalokasikan sumber daya pemasaran secara lebih efektif dan meningkatkan konversi secara signifikan di era digital.
Untag Surabaya || SIM Akademik Untag Surabaya || Elearning Untag Surabaya